Tugas 1 (Ilmu Alamiah Dasar)
Hallo!
Di blog saya kali ini, saya akan
membahas tentang Ilmu Pengetahuan dan Metode Ilmiah. Pertama-tama mari kita
bahas apa itu Pengetahuan. Pengetahuan
adalah segala sesuatu yang dialami atau yang terjadi dalam kehidupan sehari -
hari seseorang. Misalnya ,kelaparan ,kedinginan ,kekeringan. Itulah yang
disebut sebagai pengetahuan, syarat syarat pengetahuan untuk disebut sebagai
ilmu pengetahuan :
1. Sistematis
Sistematis maksudnya adalah mempunyai bentuk susunan dan aturan permainan yang jelas secara berurutan antara satu dengan yang lain.
Misalnya suatu susunan coordinator suatu acara pernikahan atau suatu susunan struktur organisasi.
2. Logis
Logis adalah suatu cara penjelasan yang dapat dicerna oleh akal sehat atau masuk akal dan mungkin ada. Misalnya “mengapa air di sungai mengering?” “karena musim kemarau” penjelasan tersebut masih bisa masuk akal dan logis, tetapi jika jawabannya “karena setan yang meminumnya” maka penjelasan tersebut akan sangat sulit untuk diterima akal sehat, sehingga penjelasan tersebut tidak logis.
3. Objektif
Objektif diberi pengertian bahwa kebenaran melekat pada bendanya dan bukan pada orang yang menilainya. Misalnya, seseorang mengukur berat 1 ember air seberat 1 kg, sedangkan jika orang lain mengukur benda tadi juga maka akan didapatkan hasil yang sama. Kebenaran tersebutlah yang disebut sebagai Kebenaran yang objektif.
Sistematis maksudnya adalah mempunyai bentuk susunan dan aturan permainan yang jelas secara berurutan antara satu dengan yang lain.
Misalnya suatu susunan coordinator suatu acara pernikahan atau suatu susunan struktur organisasi.
2. Logis
Logis adalah suatu cara penjelasan yang dapat dicerna oleh akal sehat atau masuk akal dan mungkin ada. Misalnya “mengapa air di sungai mengering?” “karena musim kemarau” penjelasan tersebut masih bisa masuk akal dan logis, tetapi jika jawabannya “karena setan yang meminumnya” maka penjelasan tersebut akan sangat sulit untuk diterima akal sehat, sehingga penjelasan tersebut tidak logis.
3. Objektif
Objektif diberi pengertian bahwa kebenaran melekat pada bendanya dan bukan pada orang yang menilainya. Misalnya, seseorang mengukur berat 1 ember air seberat 1 kg, sedangkan jika orang lain mengukur benda tadi juga maka akan didapatkan hasil yang sama. Kebenaran tersebutlah yang disebut sebagai Kebenaran yang objektif.
Berbeda dengan subjektif ,yang kebenarannya
berdasarkan penilaian seseorang. Misalnya Ani menilai Bani sangat tampan tetapi
Cindy menilai Bani tidak terlalu tampan. Sehingga penilaian tentang Bani
bersifat subjektif, karena semua kebenarannya tegantung orang yang menilainya.
4. Prediktif
Berarti memiliki kemampunan untuk memperkirakan atau memprediksi kejadian yang akan datang di kemudian hari.
Prediksi didalam ilmu pengetahuan adalah prediksi yang di dasarkan data yang dapat di percaya kebenarannya. Ilmu pengetahuan mempunyai kemampuan untuk memprediksi waktu yang akan datang. Misalnya, prakiraan cuaca dari BMKG untuk wilayah Indonesia.
4. Prediktif
Berarti memiliki kemampunan untuk memperkirakan atau memprediksi kejadian yang akan datang di kemudian hari.
Prediksi didalam ilmu pengetahuan adalah prediksi yang di dasarkan data yang dapat di percaya kebenarannya. Ilmu pengetahuan mempunyai kemampuan untuk memprediksi waktu yang akan datang. Misalnya, prakiraan cuaca dari BMKG untuk wilayah Indonesia.
Bagaimana? sekarang kalian sudah tahukan apa itu Pengetahuan dan apa
saja syarat-syarat pengetahuan untuk disebut sebagai Ilmu Pengetahuan.
Sekarang, mari kita bahas tentang Metode Ilmiah. Apa itu Metode Ilmiah?
Metode ilmiah adalah proses keilmuan untuk
mendapatkan pengetahuan secara sistematis melalui bukti fisis. Pada ilmu fisika,
metode ilmiah memastikan didapatkannya suatu kesimpulan yang didukung oleh
bukti-bukti dan tersusun secara sistematis. Jika tidak dilakukan metode ilmiah
maka eksperimen-eksperimen yang dilakukan akan meragukan dan tidak dapat
ditetapkan hukum atau rumus yang jelas akan terjadinya suatu fenomena fisis.
Langkah-langkah Metode Ilmiah
1. Observasi Awal
Peneliti mengamati keadaan awal dari objek penelitian. Pada kegiatan ini dilakukan karakterisasi objek dan analisis terhadap sifat-sifatnya.
2. Identifikasi Masalah
Menemukan permasalahan yang akan diangkat dalam penelitian.
3. Perumusan hipotesis
Membuat rumusan awal yang menjelaskan permasalahan yang ingin diangkat. Hipotesis bersifat sementara karena belum adanya hasil objektif dari eksperimen, oleh karena itu hipotesis tidak bisa dijadikan kesimpulan hasil penelitian ilmiah.
4. Eksperimen
Percobaan-percobaan yang dilakukan untuk menganalisis permasalahan yang ingin diidentifikasi. Eksperimen yang umum dilakukan adalah rekayasa penciptaan ulang permasalahan, dengan kata lain peneliti meniru proses terjadinya permasalahan yang diteliti. Pada eksperimen variabel-variabel yang berpengaruh pada proses fisis dikendalikan sebaik mungkin, sehingga peneliti benar-benar mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh pada hasil eksperimen tersebut.
5. Analisis Hasil
Peneliti melakukan analisis terhadap hasil eksperimen. Analisis ini dikembangkan dari rumusan hipotesis yang telah dibuat sebelumnya, terutama apakah hipotesis yang dibuat dapat menjelaskan fenomena permasalahan yang terjadi atau tidak. Jika terdapat hubungan yang jelas atau kesesuaian antara hasil eksperimen dengan hipotesis, maka hasil analisis dapat dijadikan sebagai dasar penarikan kesimpulan. Jika tidak, maka dilakukan pengulangan langkah-langkah sebelumnya. Pengulangan dapat dilakukan dari tahapan perumusan hipotesis atau dari tahap eksperimen.
6. Penarikan kesimpulan
Penarikan kesimpulan menjadi penutup dari langkah-langkah penelitian dengan metode ilmiah. Setelah hasil dianalisis dan dihubungkan dengan hipotesis, peneliti dapat menarik kesimpulan yang menjelaskan hubungan-hubungan tersebut dengan singkat. Kesimpulan sejatinya dibuat dengan jelas dan padat, menggambarkan inti dari eksperimen dan tidak keluar dari eksperimen yang dilakukan.
Bagaimana? Sudah
tahukan apa itu Metode Ilmiah dan apa saja langkah-langkah dalam Metode Ilmiah
itu. Semoga bermanfaat ya untuk teman-teman semua.
Sumber :
https://www.studiobelajar.com/metode-ilmiah/
Komentar
Posting Komentar