HUBUNGAN ILMU BUDAYA DASAR DAN KESUSASTRAAN

WAKTU 


Aku bersyukur waktu telah mempertemukanku dengan mama, papa, adik. Keluarga kecil yang sederhana namun berarti besar untukku.

Dengan mereka, aku belajar banyak hal. Mereka mengajariku arti cinta dan kasih sayang yang sesungguhnya, untuk saling melindungi dan mengayomi sesama. Mereka mengajariku untuk tidak menyerah pada kehidupan, tak peduli seberapa berat kehidupan menghantam, kita harus selalu bangkit dari keterpurukan. Mereka membentukku menjadi pribadi yang kuat.  Dan sekarang aku tau, mengapa mereka melakukan itu, karena aku akan membutuhkan kekuatan itu saat waktunya telah tiba. Aku tau itu akan terjadi, tapi aku tak pernah mengira akan secepat ini.

Ku ingin bangun, tapi itu semua bukan mimpi. Ku ingin berontak, tapi semua itu tak bisa diubah. Kali ini Tuhan yang menentukan lewat takdir. Kebisuan mengisi rongga-rongga dada, sehingga sesak rasanya hanya untuk sekedar bernafas. Detik itu juga, perasaan dan separuh jiwaku seakan pergi bersamamu.
Aku tak mengerti bagaimana cara kerjanya. Yang aku tau pada saat itu, waktu telah merenggut semuanya. Waktu menjadi sangat jahat karena perputarannya yang begitu cepat. Yang membuatku telat menyadari betapa berharganya sang waktu. Yang telah menimbulkan penyesalan-penyesalan dalam hidup. Yang telah menciptakan rongga pada hati yang tak lagi utuh.

Ada kesedihan dan juga rindu yang tak kunjung terobati. Mungkin sebagian orang berkata, waktu akan mengubah banyak hal menjadi lebih baik pada saatnya dan waktu adalah obat penawarnya. Tapi bagiku, waktu tak mengubah apapun. Aku masih disini, dengan kesedihan yang sama dan rindu yang semakin menjadi seiring berjalannya waktu. Harapan-harapan yang sirna termakan waktu, karena menyadari apa yang seharusnya terjadi kini telah berubah dan kau tak akan ada disini lagi.

Namun aku yakin, dibalik semua kejadian ini pasti ada hikmah yang dapat diambil. Kita tak tau apa yang Tuhan tau, tapi Tuhan selalu tau apa yang terbaik untuk kita oleh sebab itu kita harus yakin akan semua rencana Tuhan karena Tuhan maha adil. Walau terkadang kita sulit untuk memahami semua rencana-rencana Tuhan tapi kita harus tetap yakin. Aku banyak belajar dari pengalaman ini. Aku menjadi lebih bersyukur dengan apa yang aku miliki sekarang, karena aku tau bahwa apa yang aku miliki sekarang tak akan bertahan untuk selamanya. Aku menjadi pribadi yang lebih kuat dari sebelumnya. Dan aku belajar untuk selalu berbuat baik kepada semua orang, menyebarkan cinta dan kasih sayang seperti yang diajarkan orangtuaku. Waktu mengajarkanku untuk selalu bersyukur apapun yang terjadi, dengan bagitu hidup akan menjadi lebih indah.




HUBUNGAN-HUBUNGAN DARI PROSA DIATAS

1. Manusia dan Cinta Kasih
                “Mereka mengajariku arti cinta dan kasih sayang yang sesungguhnya, untuk saling melindungi dan mengayomi sesama.
Pada kalimat diatas, menjelaskan tetang manusia dan cinta kasih karena disitu dijelaskan bahwa cinta dan kasih sayang bisa kita dapat dari keluarga karena kita sebagai keluarga harus saling melindungi dan mengayomi

2. Manusia dan Keindahan
                “Waktu mengajarkanku untuk selalu bersyukur apapun yang terjadi, dengan bagitu hidup akan menjadi lebih indah.”
Pada kalimat diatas, menjelaskan tentang manusia dan keindahan karena jika kita mampu bersyukur dengan apa yang kita miliki walaupun itu tak seberapa dengan yang orang lain miliki, hidup ini akan terasa lebih indah. Keindahan disini memiliki makna bahwa hidup ini akan lebih baik

3. Manusia dan Penderitaan
                “Kebisuan mengisi rongga-rongga dada, sehingga sesak rasanya hanya untuk sekedar bernafas.
Pada kalimat diatas, menjelaskan tentang manusia dan penderitaan karena disitu kita bisa merasakan penderitaan yang kita alami setelah kita mengalami kejadian buruk seperti ditinggal oleh orang yang kita sayangi

4. Manusia dan Keadilan
                “Kita tak tau apa yang Tuhan tau, tapi Tuhan selalu tau apa yang terbaik untuk kita oleh sebab itu kita harus yakin akan semua rencana Tuhan karena Tuhan maha adil.
Pada kalimat diatas, menjelaskan tentang manusia dan keadilan karena disitu dijelaskan bahwa Tuhan maha adil dalam hal apapun, Tuhan tidak pernah memberikan cobaan diluar batas kemampuan umatnya

5. Manusia dan Pandangan Hidup
                “Mungkin sebagian orang berkata, waktu akan mengubah banyak hal menjadi lebih baik pada saatnya dan waktu adalah obat penawarnya. Tapi bagiku, waktu tak mengubah apapun.
Pada kalimat diatas, menjelaska tentang manusia dan pandangan hidup karena disitu dijelaskan bahwa pandangan hidup seseorang berbeda-beda. Menurut orang lain, mungkin waktu memang bisa menjadi lebih baik tapi menurut pandangan saya berbeda. Waktu tak mengubah apapun karena waktu telah mengambil semuanya

6. Manusia dan Kegelisahan
                “Ku ingin bangun, tapi itu semua bukan mimpi. Ku ingin berontak, tapi semua itu tak bisa diubah.
Pada kalimat diatas, menjelaskan tentang manusia dan kegelisahan karena disitu kita bisa merasakan bahwa si “aku” merasakan kegelisahan karena kejadian buruk menimpanya

7. Manusia dan Harapan
                “Harapan-harapan yang sirna termakan waktu, karena menyadari apa yang seharusnya terjadi kini telah berubah dan kau tak akan ada disini lagi.
Pada kalimat diatas, menjelaskan tentang manusia dan harapan tapi tentang harapan yang hilang karena disitu dijelaskan tentang harapan-harapan yang sirna termakan waktu karena dia sadar bahwa yang seharusnya terjadi kini telah berubah dan tak akan terjadi lagi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Internet?