HUBUNGAN ANTARA ILMU BUDAYA DASAR DAN PSIKOLOGI
Di blog saya kali ini, saya akan membahas tentang hubungan antara ilmu budaya dasar dengan psikologi.
A. Ilmu Budaya Dasar
Pertama-tama mari kita bahas apa itu budaya. Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Nah Ilmu Budaya Dasar bisa diartikan sebagai ilmu yang mempelajari pola hidup dasar kebudayaan.
B. Psikologi
Lalu apa itu Psikologi? Psikologi adalah salah satu bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku, fungsi mental, dan proses mental manusia secara ilmiah. Istilah psikologi berasal dari bahasa Yunani “psyche” yang berarti jiwa, dan “logos” yang berarti ilmu. Secara harfiah, psikologi berarti ilmu jiwa. Psikologi dapat diterapkan pada setiap bidang dan segi kehidupan. Cabang-cabang psikologi dapat digolongkan berdasarkan kekhususan bidang studinya, baik ilmu dasar (teoretis), maupun yang bersifat terapan (praktis). Penerapan psikologi berkembang pada berbagai aspek kehidupan manusia.
C. Hubungan Ilmu Budaya Dasar dengan Psikologi
Antropologi juga bisa disebut dengan ilmu manusia yang memperlajari tentang kebudayaan. Ini adalah hubungan antropologi dengan psikologi dilihat dari berbagai segi, diantaranya ialah :
a. Menyelidiki jiwa manusia yang membentuk corak tingkah laku, pada antropologi perilaku manusia bagian dari awal timbulnya kebudayaan. Oleh karena itu, tingkah laku sebagai objek yang sama dengan psikologi
b. Tanda-tanda perkembangan manusia secara fisik dan budaya. Psikologi dan antropologi mengkaji tanda-tanda perkembangan kebudayaan manusia mengikuti berbagai penemuan, baik secara materiil maupun substansialnya.
Adapun antropologi psikologis adalah cabang dari antropologi yang bersifat interdisipliner yang mengkaji interaksi kebudayaan dan proses mental.
Kebudayaan lahiriah ialah kebudayaan yang tampak dalam bentuk produk kebudayaan, yakni hasil karya manusia. Hanya, setiap hasil karya manusia selalu memperoleh dorongan dari keadaan jiwa, motivasi, dan konsentrasi terhadap pengalaman dan pembelajaran yang diterima setiap hari oleh manusia. Masyarakat memahami rohaniah kebudayaan sebagai substansi kehidupan. Oleh karena itu, antropologi dan psikologi saling menopang penyelidikan kehidupan manusia sebagai makhluk berbudaya.
sumber :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Budaya
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Psikologi
buku antropologi
sumber :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Budaya
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Psikologi
buku antropologi
Komentar
Posting Komentar